Pemkot Tangerang Matangkan RPJMD 2025–2029, Wali Kota: Bukan Sekadar Dokumen Administratif

oleh -517 Dilihat
oleh
Pemkot Tangerang Matangkan RPJMD 2025–2029, Wali Kota: Bukan Sekadar Dokumen Administratif
Pemkot Tangerang Matangkan RPJMD 2025–2029, Wali Kota: Bukan Sekadar Dokumen Administratif

BERITALAGI.COM– Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memantapkan arah pembangunan jangka menengah melalui pemaparan Rancangan Akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang Tahun 2025–2029.

Kegiatan ini digelar pada Kamis (5/6/2025) di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Pemaparan tersebut menjadi tahapan strategis untuk menyelaraskan RPJMD dengan Rencana Strategis (Renstra) seluruh perangkat daerah, dalam rangka menciptakan perencanaan pembangunan yang terintegrasi, berkelanjutan, serta berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen administratif, melainkan pedoman utama dalam menentukan arah pembangunan kota selama lima tahun ke depan.

“RPJMD adalah kompas pembangunan. Seluruh perangkat daerah wajib menjadikannya acuan dalam menyusun dan melaksanakan program kerja, agar pembangunan kita terarah dan terukur,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa visi pembangunan Kota Tangerang ke depan diarahkan untuk menjadi kota yang Kolaboratif, Maju, Berkelanjutan, Sejahtera, dan Berakhlakul Karimah, dengan fokus pada penguatan aspek sosial, ekonomi, lingkungan, serta tata kelola pemerintahan yang berintegritas.

“Kita ingin mewujudkan masyarakat yang cerdas, sehat, inovatif, berbudaya, dan sejahtera. Di saat yang sama, kita dorong perekonomian yang adaptif, unggul, dan berkeadilan,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, wali kota juga menekankan pentingnya keterpaduan antara Renstra perangkat daerah dengan sasaran dan indikator kinerja dalam RPJMD.

“Semua perangkat daerah harus mampu menerjemahkan visi-misi ke dalam program dan indikator yang konkret. Termasuk mendukung penuh program prioritas seperti 3G: Gampang Sekolah, Gampang Kerja, dan Gampang Sembako,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota Sachrudin menyatakan bahwa keberhasilan pembangunan harus dimulai dari perencanaan yang matang dan kolaboratif.

“RPJMD yang solid dan sinkron akan memastikan pembangunan berjalan efektif, berkeadilan, dan mampu menjawab tantangan zaman,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.