BERITALAGI.COM — Langkah strategis diambil Sony Music Indonesia dengan menggandeng Sony Music Japan dalam proyek “Hipdut Goes Through Japan”. Kolaborasi ini melahirkan single “Swipe Kanan Kiri” yang memadukan unsur budaya Indonesia dan Jepang dalam satu karya musik.
Proyek ini menampilkan Sisca Saras dan Ayaka Yasumoto sebagai wajah utama. Keduanya memiliki latar belakang sebagai idol, sehingga dinilai mampu menghadirkan chemistry kuat dalam proyek lintas negara ini.
Pemilihan genre hipdut dinilai sebagai langkah cerdas. Genre ini tengah populer di Indonesia karena menggabungkan ritme hiphop modern dengan karakter dangdut yang khas.
Produser F4dli dipercaya untuk menggarap single ini. Ia menambahkan sentuhan melodi Jepang untuk memperkuat nuansa internasional tanpa menghilangkan akar lokal.
“Mereka tertarik dengan karakter sound-ku dan menawariku untuk berkolaborasi dengan artis Jepang,” ujar F4dli menjelaskan awal mula proyek tersebut.
Sisca Saras mengaku kolaborasi ini memberikan pengalaman baru yang tak terlupakan. Ia harus beradaptasi dengan perbedaan bahasa dan budaya selama proses produksi.
“Ini pengalaman yang menarik banget buatku karena baru kali ini bekerja sama dengan musisi luar negeri,” ungkapnya.
Produksi dilakukan secara intensif di Jakarta selama lima hari. Dalam waktu singkat, tim berhasil menyelesaikan berbagai materi, termasuk video musik dan konten digital.
Rilis pada 10 April dipilih secara strategis untuk mendukung aktivitas promosi di Jepang. Hal ini menunjukkan keseriusan kedua label dalam menggarap pasar internasional.
Proyek ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Sisca Saras untuk menembus pasar global sekaligus memperkuat posisi NecoMe. Lebih dari itu, “Swipe Kanan Kiri” menjadi simbol bahwa musik Indonesia memiliki potensi besar untuk diterima dunia. (san/*) #foto dok. sony music indonesia dan sony music japan






