Konferensi IMDES 2025 Libatkan Mahasiswa dan Akademisi dari Dalam dan Luar Negeri, Fokus pada Desain Berkelanjutan

oleh -591 Dilihat
oleh
Konferensi IMDES 2025 Libatkan Mahasiswa dan Akademisi dari Dalam dan Luar Negeri, Fokus pada Desain Berkelanjutan
Konferensi IMDES 2025 Libatkan Mahasiswa dan Akademisi dari Dalam dan Luar Negeri, Fokus pada Desain Berkelanjutan

BERITALAGI.COM —Pada Jumat, 16 Mei 2025, Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) kembali menggelar International Conference of Innovation in Media and Visual Design (IMDES) 2025. Konferensi tahunan ini telah berlangsung selama tiga tahun dan menjadi ajang bagi mahasiswa dan dosen untuk memamerkan karya serta memperluas jaringan.

Tahun ini, IMDES mengusung tema “Creating Connection: Intelligent Design for Sustainable Future”. Tak hanya mahasiswa, konferensi ini juga melibatkan akademisi dan menggandeng Politeknik Multimedia Nusantara (MNP) sebagai mitra kolaborasi.

Rektor UMN, Dr. Andrey Andoko, menyampaikan kebanggaannya atas kelancaran acara. Ia menekankan bahwa isu keberlanjutan sejalan dengan visi UMN dan harus diimplementasikan secara nyata melalui aksi dan kontribusi pada target Sustainable Development Goals (SDGs).

“Keberlanjutan bukan sekadar konsep, tapi upaya membangun masa depan dan lingkungan yang lebih baik. Semoga semangat ingin tahu dan belajar tentang keberlanjutan terus tumbuh,” ujar Andrey.

Direktur MNP, Hargyo T. N. Ignatius, Ph.D., menyebut IMDES sebagai wujud kolaborasi strategis yang bermanfaat bagi kedua institusi. Ia berharap kerja sama ini terus berlanjut dan berdampak positif pada lingkungan dan generasi mendatang.

Dekan Fakultas Seni dan Desain UMN, Muhammad Cahya Mulya Daulay, S.Sn., M.Ds., juga menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi tahun ini dengan MNP. Ia berharap IMDES menjadi ruang berbagi ilmu dan karya mahasiswa serta meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya desain berkelanjutan.

Kepala Program Studi DKV UMN, Fonita Theresia Yoliando, S.Ds., M.A., menjelaskan bahwa konferensi ini tidak hanya menampilkan pameran, tetapi juga membangun koneksi antar insan kreatif. Menurutnya, desain membutuhkan proses berpikir dan alat yang cerdas untuk menghasilkan solusi yang inovatif dan berkelanjutan.

“IMDES menjadi wadah bagi mahasiswa berbagi pengetahuan dan menghasilkan riset serta karya yang relevan dengan isu keberlanjutan. Kami ingin mahasiswa membangun jejaring lintas kampus dan merasa bangga atas kontribusinya,” tutur Fonita.

Tahun ini, IMDES menampilkan 30 riset dan 46 karya terkurasi, hasil kolaborasi mahasiswa dari berbagai kampus di dalam dan luar negeri, termasuk dari Malaysia dan Prancis. Seluruh riset akan dipublikasikan dengan ISSN dan karya akan tersedia dalam format e-book maupun cetak.

General Chair IMDES 2025, Dr.Sn. Yusup Sigit Martyastiadi, S.T., M.Inf.Tech., menekankan pentingnya desain yang tidak hanya estetis, tetapi juga fungsional dan berkelanjutan di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya.

“Desain bukan hanya soal tampilan visual, tapi melibatkan proses berpikir dan riset yang mendalam. Inti dari desain adalah manusia itu sendiri,” ujar Yusup.

Ia berharap IMDES bisa mendorong perubahan positif di masyarakat dan menjadi langkah awal pembentukan asosiasi yang menghubungkan akademisi, industri, dan pemerintah di bidang inovasi, media, dan desain visual.

Selain seminar bersama narasumber ternama seperti Firman Hidayat (Founder YMF) dan Handoko Hendroyono (Co-Founder M Bloc Space), IMDES 2025 juga menggelar pameran karya yang dibuka hingga 30 Mei 2025 di Nusakara, Gedung C UMN.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.