BERITALAGI.COM – Musisi muda berbakat, Nadhif Basalamah, kembali menyapa penggemarnya dengan karya terbarunya yang bertajuk “masih ada waktunya”. Lagu yang resmi dirilis pada tanggal 18 April ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan musik Nadhif, sekaligus menjadi bagian tak terpisahkan dari Deluxe Album “Nadhif: Laman Berikutnya”. Album ini merupakan kelanjutan yang dinanti-nantikan dari album debut Nadhif yang telah sukses mencuri perhatian sebelumnya.
Dalam proses penciptaan lagu yang penuh emosi ini, Nadhif Basalamah tidak bekerja sendiri. Ia menggandeng musisi senior dan berbakat, Petra Sihombing, untuk berkolaborasi. Petra tidak hanya berperan sebagai produser, tetapi juga turut
berkontribusi dalam penulisan lirik lagu “masih ada waktunya”.
Inspirasi yang melatarbelakangi terciptanya lagu “masih ada waktunya” ternyata berakar dari pengalaman personal Nadhif saat berinteraksi dengan sosok-sosok ibu yang menginspirasi di lingkungan Petra Sihombing.
“Lagu ini ku tulis di rumah temanku, Petra Sihombing. Pada saat itu, aku dipertemukan dengan para perempuan hebat. Aku bertemu dengan ibunya Petra dan managernya, yakni Resti Suntoso yang sama-sama seorang ibu. Kami berbincang tentang bagaimana pandangan seorang ibu terhadap anak-anaknya yang kemudian membuatku kagum,” ujar Nadhif, berbagi cerita mengenai proses kreatif di balik lagu terbarunya ini.
Berbeda dengan single sebelumnya, “bergema sampai selamanya”, yang telah dirilis di awal tahun ini, “masih ada waktunya” hadir dengan nuansa yang lebih intim dan penuh kehangatan. Lagu ini menjelma menjadi sebuah ungkapan kasih sayang seorang anak kepada ibunya, sebuah “surat cinta” yang sarat akan kekaguman, rasa terima kasih, dan cinta yang mendalam.
Nadhif mengungkapkan bahwa lagu ini merupakan bentuk penghormatannya yang tulus kepada sosok ibu yang ia pandang sebagai wanita terkuat, penuh kasih, dan selalu menjadi sumber dukungan serta doa yang tak pernah putus.
Lebih lanjut, Nadhif menjelaskan, “Obrolan ku waktu itu akhirnya membawaku merefleksikan bagaimana kagumnya diriku dengan ibuku, dan ingin terus tumbuh menjadi pribadi yang baik agar dapat membanggakan perempuan paling berarti dalam hidupku.”
Pesan inilah yang menjadi inti dari lagu “masih ada waktunya”, sebuah ajakan untuk merenungkan dan menghargai peran ibu dalam hidup kita.
Perilisan single “masih ada waktunya” juga menjadi pertanda semakin dekatnya perilisan versi deluxe dari album “Nadhif: Laman Berikutnya”.






