BERITALAGI.COM —Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten bersama anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PKB, Ahmad Fuady, menggelar sosialisasi pajak daerah di Kelurahan Sukasari dan Babakan, Kota Tangerang, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Komitmen Pelayanan dan Aspirasi Rakyat Ahmad Fuady menyatakan bahwa agenda ini merupakan wujud nyata tugasnya sebagai wakil rakyat dari Dapil Kota Tangerang. Sesuai arahan Ketua Umum PKB, Gus Muhaimin Iskandar, ia menegaskan pentingnya mendampingi dan memfasilitasi aspirasi masyarakat.
“Pajak daerah adalah motor penggerak pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Melalui edukasi ini, kami ingin warga memahami bahwa uang pajak akan kembali ke mereka dalam bentuk program kesejahteraan,” ujar Fuady.
Inovasi Layanan: 900 Petugas Siap Datangi Warga Kabag Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah Banten, Astri Retnadiarti, mengungkapkan bahwa pemerintah terus melakukan terobosan untuk mempermudah wajib pajak. Salah satu langkah agresif yang diambil adalah jemput bola ke lapangan.
-
Strategi Door-to-Door: Bapenda menyiagakan lebih dari 900 petugas lapangan untuk mendatangi langsung rumah wajib pajak yang menunggak.
-
Kolaborasi RT/RW: Astri meminta dukungan para ketua RT dan RW agar mengizinkan petugas melaksanakan tugasnya di wilayah masing-masing.
-
Digitalisasi: Imbauan juga mencakup penggunaan layanan digital untuk mempermudah transaksi pembayaran.
Edukasi Teknis dan Literasi Perpajakan Perwakilan Samsat Cikokol (Andre, Lucky, Juan, dan Ibnu) turut memberikan penjelasan teknis mengenai tata cara pembayaran pajak, proses balik nama, hingga pemblokiran STNK untuk kendaraan yang telah terjual. Mereka menekankan bahwa PKB merupakan salah satu sumber pendapatan utama (primadona) bagi Provinsi Banten dan Kota Tangerang.
Dari sisi akademis, pengamat Fathurrahman Yahya menyoroti pentingnya literasi perpajakan. Menurutnya, ketaatan pajak bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan kontribusi kolektif dalam membangun sumber daya manusia dan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Respons Positif Masyarakat Warga yang hadir menyambut baik kegiatan ini karena memberikan ruang konsultasi langsung terkait kendala perpajakan yang mereka hadapi. Ahmad Fuady berharap sinergi antara PKB, Bapenda, dan masyarakat ini dapat terus berlanjut demi mengoptimalkan pendapatan daerah yang nantinya berdampak pada kemajuan Kota Tangerang.







