Teror Lama Bangkit Lagi di “Kafir: Gerbang Sukma”

oleh -165 Dilihat
oleh
Teror Lama Bangkit Lagi di Kafir Gerbang Sukma

BERITALAGI.COM — Deretan pemain Kafir: Gerbang Sukma menjadi kekuatan utama yang menopang horor psikologis film ini. Putri Ayudya kembali memerankan Sri dengan spektrum emosi yang jauh lebih luas, menghadirkan sosok perempuan yang rapuh namun terjebak dalam tanggung jawab moral atas masa lalunya.

Putri Ayudya menyebut Sri kini tidak hanya berhadapan dengan teror eksternal, tetapi juga rasa bersalah dan ketakutan yang terus membayang. Upayanya melindungi keluarga justru berubah menjadi perangkap, memperlihatkan bagaimana niat baik bisa berujung petaka.

Indah Permatasari mengaku peran Hanum menjadi salah satu yang paling menantang dalam kariernya. Karakter ini menuntut pengendalian emosi marah dan dendam secara terukur, agar konflik terasa manusiawi tanpa kehilangan sisi mengerikannya.

Asha Assuncao, pemeran Rani, melihat karakternya sebagai pintu masuk emosional bagi penonton. Ketidaktahuan Rani terhadap masa lalu kelam keluarga Sri membuat reaksinya terasa jujur dan menjadi cermin kepolosan yang terancam oleh rahasia orang-orang terdekatnya.

Sementara itu, Nadya Arina kembali memerankan Dina delapan tahun setelah film pertama dirilis pada 2018. Ia menyebut keterlibatannya membawa nuansa nostalgia, sekaligus makna personal karena *Kafir* menjadi salah satu film awal yang membawanya masuk ke industri perfilman.

Rangga Azof juga menyebut sekuel ini sebagai batu loncatan penting dalam perjalanan kariernya. Ia mengaku menunda sejumlah proyek lain demi terlibat penuh, menegaskan bahwa medium berkarya, baik film maupun sinetron, sama-sama memberi ruang eksplorasi.

Film ini turut dibintangi Arswendy Bening Swara, Muthia Datau, Sujiwo Tejo, Nova Eliza, Teddy Syach, Fuad Idris, hingga Totos Rasiti. Produksi didukung Aghi Narottama sebagai penata musik, Iqbal Marjono sebagai penata produksi, serta Muhammad Firdaus sebagai sinematografer.

Dengan rekam jejak film pertamanya yang meraih empat nominasi Piala Citra Festival Film Indonesia, Kafir: Gerbang Sukma membawa beban ekspektasi tinggi. Sekuel ini diharapkan tidak hanya melanjutkan reputasi tersebut, tetapi juga memperluas eksplorasi horor psikologis dan drama keluarga dalam perfilman Indonesia. (san/*) #artwork dok. ig@kafirfilmgerbangsukma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.