Proses Panjang dan Sentuhan Istri Warnai Single Solo Terbaru Ervin Nanzabakri

oleh -831 Dilihat
oleh
Proses Panjang dan Sentuhan Istri Warnai Single Solo Terbaru Ervin Nanzabakri
Proses Panjang dan Sentuhan Istri Warnai Single Solo Terbaru Ervin Nanzabakri

BERITALAGI.COM – Para penggemar musik rock di Tanah Air pasti mengenalnya, terutama bagi mereka yang mengagumi suara khas Ervin Nanzabakri, vokalis dari band legendaris Edane. Ervin kembali hadir dengan proyek solonya melalui single terbarunya yang bertajuk “Cintamu Jangan Pernah Mati”.

Lagu yang resmi diluncurkan pada 17 April 2025 melalui platform Musicblast.id ini menawarkan sebuah narasi yang berbeda dari energi rock yang biasa kita dengar dari Edane.

“Cintamu Jangan Pernah Mati” hadir sebagai sebuah refleksi mendalam tentang nilai kesetiaan dalam sebuah hubungan.
Ervin mengungkapkan bahwa ide untuk lagu ini muncul dari pengamatannya terhadap pasangan yang mampu mempertahankan cinta mereka hingga usia senja.

Baginya, pemandangan tersebut sangat indah dan menginspirasi, sehingga ia tergerak untuk menuangkannya ke dalam sebuah karya musik yang menyentuh.

“Jujur gw tulis ini karena merasa senang melihat pasangan yang bisa sampai kakek nenek, seru aja, jadi terinspirasi,” ungkap Ervin, berbagi mengenai inspirasi di balik lirik lagu yang penuh makna ini. Single ini menjadi karya solo kedua bagi
Ervin setelah sebelumnya merilis album “Seperti Matahari” pada tahun 2017.

Proses pengerjaan single “Cintamu Jangan Pernah Mati” ternyata membutuhkan waktu yang cukup panjang dan melibatkan berbagai tahapan yang cermat. Mulai dari padatnya jadwal rekaman, perubahan aransemen yang dinamis, proses mixing ulang yang detail, hingga penjadwalan pasca-produksi audio dan pembuatan video klip menjadi serangkaian tantangan yang dihadapi Ervin dan timnya dalam mewujudkan karya ini.

Ervin menceritakan bahwa salah satu tahapan yang paling memakan waktu dalam produksi lagu ini adalah proses mixing dan mastering. “Aduh ini paling lama mengerjakan mixing mastering, dikarenakan harus mixing ulang dan ada beberapa part yang harus di-take ulang, ditambah Bayu Randu yang mixing mastering ulang ini super sibuk, waktunya ga ketemu terus,” jelas Ervin mengenai detail teknis yang harus disempurnakan.

Namun, di tengah kerumitan proses produksi, terdapat sebuah elemen spesial yang menjadikan lagu ini semakin personal bagi Ervin. Kehadiran suara sang istri yang turut bernyanyi di salah satu bagian tengah lagu memberikan sentuhan emosional yang mendalam dan menjadikan “Cintamu Jangan Pernah Mati” sebuah karya yang sangat berarti baginya.

Dalam proyek solonya kali ini, Ervin tidak hanya berperan sebagai seorang penyanyi. Ia juga mengambil kendali penuh dalam proses kreatif sebagai pencipta lagu, produser, dan penata aransemen. Untuk aransemen musik, Ervin dibantu oleh kolaborasi dengan musisi-musisi berbakat seperti Fajar, Ade, Martin, dan Angger, yang bersama-sama merangkai musik yang sesuai dengan visi artistik Ervin.

Aspek visual dari lagu “Cintamu Jangan Pernah Mati” juga mendapatkan perhatian yang serius. Ervin bekerja sama dengan rekannya, Erik Cahya, dalam pembuatan video musik dan video lirik. Lokasi pengambilan gambar video musik pun
dipilih dengan cermat, yaitu di kafe Oemah Coffee yang berlokasi di Karawang Timur, sebuah tempat dengan estetika yang unik dan menarik. (san/*) # foto dok. musicblast.id dan ervin nanzabakri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.