BERITALAGI.COM — Aktris film senior Yatti Surachman kembali menjadi sasaran kabar hoaks setelah beredar isu palsu tentang dirinya meninggal dunia pada 2025. Padahal, kabar serupa telah berulang kali muncul sejak 2020 hingga 2023 dan sempat berhenti pada 2024.
Yatti mengaku sangat kesal karena kabar tidak benar tersebut kembali dimunculkan tanpa mempertimbangkan dampak emosional yang ditimbulkan.
“Siapa yang nggak kesal, berita hoaks saya meninggal itu sudah berkali-kali muncul,” kata Yatti Surachman.
Ia mengingat kembali momen pada 2023 saat isu serupa beredar, padahal dirinya masih aktif menjalani syuting dan beraktivitas normal.
“Waktu itu saya masih di mobil jemputan menuju lokasi syuting, tapi sudah banyak yang menelepon karena percaya saya meninggal,” ujarnya.
Menurut Yatti, fenomena ini menunjukkan masih minimnya tanggung jawab moral sebagian konten kreator dalam memproduksi informasi.
“Kalau mesin, yang menjalankan kan manusia. Kok tega mencari uang dengan cara seperti itu,” katanya.
Ia menilai kabar hoaks kematian bukan hanya pelanggaran etika, tetapi juga bentuk eksploitasi terhadap figur publik.
Yatti berharap para pembuat konten mulai lebih bijak dan tidak menjadikan kebohongan sebagai alat untuk meraih keuntungan.
Sebagai aktris yang telah lama berkarya, ia ingin ruang digital menjadi tempat yang lebih sehat dan beradab.
“Kepada mereka yang memposting, saya berharap bisa menghentikannya,” tutup Yatti Surachman. (san/*) #foto dok. yatti surachman




